Kamis, Februari 19, 2009

Mempercepat Windows Xp Sp1

Tips tips maupun trik trik, bisa juga tips dan trik untuk mempercepat windows xp anda terutama yang masih service pack 1.

1. Setting IDE
2. Gunakan Hardware yang Sepadan
3. Convert Harddisk ke NTFS
Bagi yang sudah terlanjur ke FAT/FAT32:
Ketikkan “convert x: / fs:ntfs” (tanpa tanda petik dan huruf x adalah drive yang akan di-convert)
Ingat: Bagi yang gunain win98 variant, NTFS tidak terdeteksi
4. Update Driver (optional)
5. Update Driver Chipset
6. Update BIOS (optional)
7. Cek dgn SiSoft Sandra www.sisoftware.net
8. Buat Partisi Khusus untuk Data
9. Patch PC /Windows Update (optional)
10. Simpan Master Program dalam Satu Lokasi

11. Aktifkan Fitur DMA (Direct Memory Access)
Pertama, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Kemudian klik tab [ Hardware ] > [ Device Manager ]. Pilih IDE/ATAPI controllers. Pada window yang muncul kemudian pilih Primary IDE Channel dan pilih tab Advanced Settings. Pastikan device yang ada diset DMA if Available. Jika masih berada dalam posisi PIO Only, maka geser menu ke bawah hingga ke pilihan DMA if Available. Fitur DMA bisa mempercepat kinerja harddisk, CD-ROM, dan CD RW.
12. Buat Sebuah Swap File Statis
Pertama, buka System Properties. Cara singkatnya, tekan tombol Windows dan Pause/Break. Klik tab Advanced kemudian klik tombol Performance Setting. Pada window baru yang muncul, klik tab Advanced lalu klik juga tombol Change. Untuk membuat sebuah swap file, pilih Custom size dan isilah jumlah yang sama pada kedua kolom Initial size dan Maximum size. Jika pada PC Anda terdapat RAM lebih dari 1GB, jumlah swap file ideamya 1,5 kali lipat dari total RAM. Jika RAM Anda sejumlah 256MB hingga 1GB, swap file jumlahnya 2 kali lipat RAM. Kalau Anda hanya memiliki RAM kurang dari 256MB, biarkan Windows yang mengatur ukuran swap file untuk Anda.Setelah membuat swap file, PC harus di-defragment. Gunakan program defragmenter yang terbaik. Misalnya, Diskeeper dari www. executive.com atau Disk Defragment pada Internel Windows
13. Uninstall yang tidak Digunakan
14. Matikan Program pada Background
Klik [ Start ] > [ Run ] dan ketik msconfig kemudian klik OK atau tekan Enter. Klik tab Startup. Pada tab ini, akan tampak sebuah list yang berisi semua program yang berjalan pada background sejak awal Windows berjalan. Hilangkan tanda centang pada program-program yang tidak diinginkan.
15. Atur Program Default
16. Instalasi Utiliti Dasar
17. Manfaatkan Space Sisa
18. Atur Start Menu
19. Atur Struktur File dan Folder
20. Atur Setting Auto Play
21. Seleksi Service Windows
22. Konfigurasikan Aplikasi Secara Spesifik
23. Atur Explorer dan Folder View
24. Optimalkan Quick Launch
25. Bersihkan Reminder
26. Hemat Tampilan GUI
Klik kanan My Computer dan pilih Properties. Klik tab Advanced dan klik tombol Setting di bawah menu Performance. Pada jendela yang terbuka kemudian, semua user interface Windows XP bisa dinonaktifkan. Setting ini jauh lebih lengkap daripada fitur display di Control Panel. Ada beberapa opsi untuk setting ini. Opsi yang disebut “Best Appearance” akan mengaktifkan semua pilihan dan “Best Performance” menonaktifkan semuanya. Jika hanya beberapa opsi yang dibutuhkan, pilih Custom.
27. Buat Image( Ex: Norton Ghost, PowerQuest Drive Image, Acronis True Image )
28.Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan
* Alerter
* Clipbook
* Computer Browser
* Distributed Link Tracking Client
* Fast User Switching
* Help and Support - (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
* Human Interface Access Devices
* Indexing Service
* IPSEC Services
* Messenger
* Netmeeting Remote Desktop Sharing
* Portable Media Serial Number
* Remote Desktop Help Session Manager
* Remote Procedure Call Locator
* Remote Registry
* Remote Registry Service
* Secondary Logon
* Routing & Remote Access
* Server
* Telnet
* TCP/IP NetBIOS Helper
* Upload Manager
* Universal Plug and Play Device Host
* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
* Workstation




Cara mendisable service :
1. Klik start>Run>ketik “services.msc”
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi ‘Disable


1 komentar:

myBlog mengatakan...

bisa..bisa...

Poskan Komentar