Minggu, Maret 15, 2009

Tips Perencanaan Membuat Website

Untuk membuat website haruslah mempunyai perencanaan yang matang, apalagi website yang di tujukan sebagai penghasil uang. Berikut ini terdapat 10 tips dalam pembuatan website agar dapat "menghasilkan" lebih maksimal!!

Website harus memiliki Satu tujuan yang jelas
Saat Anda merencanakan sebuah website, Anda harus menentukan secara spesifik tujuan atau fungsi utama dari website tersebut.
Langkah terpenting berikutnya adalah menentukan tujuan dari halaman pertama website Anda. Halaman pertama adalah halaman website yang pengunjung Anda akan lihat ketika mereka ketik URL website Anda. Jika Anda ingin website yang efektif, maka halaman pertama website Anda harus mengarahkan pengunjung yang datang untuk
melakukan 1 hal saja, sesuai dengan keinginan Anda.
1 hal tersebut bisa saja:
• Klik link ini
• Download file
• Isi nama & email
• Membeli
• Refer teman
• Ambil newsletter
• Dan lainnya
Hanya boleh 1 tujuan, jika ingin hasil yang optimal, karena jika halaman website Anda memiliki banyak tujuan, hal tersebut dapat membingungkan pengunjung, dan akhirnya hasilnya tidak akan efektif.

Posisi Website harus di tengah
Secara normal, mata manusia akan lebih terfokus pada pesan yang berada di tengah layar, oleh karena itu, posisi website yang terbaik adalah center alignment. Atau atur HEADLINE Anda agar posisinya di tengah (bukan di kiri atau di kanan)

Loading dari website harus cepat.
Jika website Anda cepat muncul ketika pengunjung mengetikan URL pada browser mereka, maka kesan pertama di hati pengunjung sudah sangat baik. Website yang lambat, membuat
pengunjung kesal, dan mungkin saja langsung berpindah ke website lain sebelum website Anda muncul, karena terlalu lambat. Jadi website Anda tidak perlu banyak animasi, atau gambargambar besar yang membuat website lama loadingnya. Secara umum, jika website Anda sudah muncul dalam waktu kurang dari 10 detik untuk koneksi dial up (koneksi yang penggunakan jaringan telpon atau GPRS handphone), maka kecepatan website Anda masih dalam batas toleransi.

Warna Website sebaiknya menggunakan warna dasar.
Coba perhatikan website yang paling terkenal : www.google.com. Warna
dasar dari website google adalah putih. Google adalah website yang memberikan hasil LUAR BIASA. Jika Anda meneliti lebih jauh, google juga memenuhi semua yang diajarkan oleh Tip 1 sampai 4. Aset dan Omset dari Google lebih besar daripada perusahaan besar seperti Garuda Indonesia, dan Pertamia. Memang riset membuktikan bahwa warna dasar lebih mudah dilihat oleh
manusia. Yang termasuk dalam warna dasar adalah putih, hitam, biru, merah,& hijau.

Website harus menggunakan font yang mudah dibaca.
Pengunjung website Anda akan betah berlama-lama di website Anda jika tulisannya mudah dibaca dan menarik. Jadi pastikan Anda menggunakan font yang sudah diteliti oleh para
ahli, yaitu: Arial, Tahoma, Verdana.

Pilih Domain yang sesuai dengan target pasar.
Domain adalah nama website Anda, sehingga saat memilih domain, harus pilih yang mudah diingat. Anda harus berpikir sebagai pengunjung. Kira-kira kata apa yang akan muncul di benak pengunjung website Anda jika mereka ingin mencari informasi tentang produk yang Anda tawarkan di website.

Website harus ada Headline
Headline merupakan bagianterpenting dari halaman website Anda. Tujuan utama dari Headline adalah mengajak pengunjung untuk membaca baris berikutnya dari website Anda.
Secara rata-rata Anda hanya memiliki waktu 3 detik untuk memberikan penawaran. Anda bisa baca buku yang bagus dari Mark Joyner yang menjelaskan tentang “Irresistable Offer”. Dengan headline yang kuat dan menyentuh emosi, Anda sudah menang 80% dari penawaran Anda.

Website harus mudah dinavigasi atau visitor friendly.
Oleh karena itu halaman pertama website Anda hanya boleh memiliki 1 tujuan.
Jika ada beberapa tujuan, akan membingungkan. Semua link dan klik juga harus
mengikuti pola logika pengunjung, sehingga pengunjung merasa nyaman, karena Anda mengerti kebutuhan mereka.

Fokus dari Website harus pada target market/ visitor
Semua komponen dan bagian dari website harus mengacu pada pola pikir dari target market website Anda. Semakin Anda mengerti siapa target pengunjung dari website Anda,
adalah semakin baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar